Jumat, 31 Juli 2015

Perbedaan switch dan hub


Perbedaan switch dan hub

Secara fisik, switch dan hub memang terlihat sama, namun sebenarnya prinsip kerjanya adalah berbeda. Banyak sekali yang menyebutkan switch-hub, yang seolah-olah nama tersebut menggambarkan satu perangkat. Hub adalah hub dan switch adalah switch, keduanya merupakan perangkat jaringan yang tidak sama.

Hub dan switch memiliki banyak perbedaan. Berikut adalah perbedaan antara switch dan hub.

1. Bekerja pada OSI Layer yang berbeda
Hub bekerja pada OSI layer pertama, yaitu layer physical atau lapisan fisik. Tidak berbeda seperti kabel dan atau sinyal wifi, yang hanya menyalurkan data saja. Switch bekerja pada lapisan kedua pada OSI Layer, yiaitu Data Link.

2. Cara kerja lebih simpel mana?
Kerja hub hanya untuk menerima dan mengirimkan sinyal-sinyal listrik melalui kabel yang tersambung. Switch tidak hanya mengirim atau menerima sinyal, tetapi juga memproses informasi pada layer data link. Informasi yang dicek berupa mac Address dari setiap komputer dan perangkat yang tersambung.

3. Tingkat Kehandalan 
Walaupun cara kerja dari hub itu simpel, namun kinerja dari swicth lebih bagus dari hub. Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan switch menggunakan sistem seleksi terhadap semua pernagkat atau komputer yang terhubung dengan dirinya. yang diseleksi oleh switch berupa MAC Address dari komputer atau perangkat jaringan yang terhubung.

Sedangkan hub tidak memiliki kemampuan tersebut, jadi setiap sinyal yang ditermia hub melalui salah satu port, maka akan dikirim secara menyeluruh ke semua port yang ada. Ini dikarenakan hub tidak mempunyai kemampuan untuk memastikan kemana tujuan sinyal yang diterimanya tersebut. Ingat, hub hanya untuk menerima dan mengirim sinyal.

4. Kecepatan transfer data
Karena switch menyeleksi terlebih dahulu mac address mana yang menjadi tujuan, maka hal ini membuatnya mengirimkan data lebih cepat. Tidak seperti hub yang mengirim sinyal secara menyebar/menyeluruh, tidak peduli perangkat mana yang menjadi tujuan data tersebut.

6. Pengaturan atau manageable
Hub sama sekali tidak bisa diatur atau di-setting. Switch dengan label manageable bisa diatur untuk memblokir atau mengijinkan komputer mana saja yang boleh tersambung dengan dirinya. Switch bisa membagi satu segment jaringan LAN menjadi dua atau lebih segment jaringan LAN meski secara fisik berada dalam satu jaringan yang sama, hal ini dikenal dengan istilah Virtual LAN atau VLAN.

5. Sistem keamanan jaringan
Ketika data yang dikirim oleh hub sampai pada tujuan, pasti data tersebut dalam kedaan utuh. Namun, tidak dengan switch, data yang terkirim tersebut belum tentu utuh. Bukan karena switch tidak mampu mengirim secara utuh. Melainkan setiap paket data yang dikirim oleh switch pasti periksa terlebih dahulu untuk memastikan setiap data yang terkirim bersifat aman. Jadi, untuk data yang dianggap mencurigakan tidak akan sampai pada komputer tujuan.

7. Harga
Telah kita ketahui berbagai macam kelebihan dari switch, seperti yang sudah dijelaskan diatas. Maka tak heran apabila harga switch bisa lebih mahal dibandingkan dengan hub.


Sumber: Wikipedia

Kamis, 30 Juli 2015

Sejarah Komputer

SEJARAH PERKEMBANGAN KOMPUTER

 

 

Pengertian komputer

Komputer adalah alat yang dipakai untuk mengolah data menurut perintah yang telah dirumuskan. Kata komputer semula dipergunakan untuk menggambarkan orang yang perkerjaannya melakukan perhitungan aritmatika, dengan atau tanpa alat bantu, tetapi arti kata ini kemudian dipindahkan kepada mesin itu sendiri. Asal mulanya, pengolahan informasi hampir eksklusif berhubungan dengan masalah aritmatika, tetapi komputer modern dipakai untuk banyak tugas yang tidak berhubungan dengan matematika.
Secara luas, Komputer dapat didefinisikan sebagai suatu peralatan elektronik yang terdiri dari beberapa komponen, yang dapat bekerja sama antara komponen satu dengan yang lain untuk menghasilkan suatu informasi berdasarkan program dan data yang ada. Adapun komponen komputer adalah meliputi : Layar Monitor, CPU, Keyboard, Mouse dan Printer (sbg pelengkap). Tanpa printer komputer tetap dapat melakukan tugasnya sebagai pengolah data, namun sebatas terlihat dilayar monitor belum dalam bentuk print out (kertas).
Dalam definisi seperti itu terdapat alat seperti slide rule, jenis kalkulator mekanik mulai dari abakus dan seterusnya, sampai semua komputer elektronik yang kontemporer. Istilah lebih baik yang cocok untuk arti luas seperti "komputer" adalah "yang memproses informasi" atau "sistem pengolah informasi."
Saat ini, komputer sudah semakin canggih. Tetapi, sebelumnya komputer tidak sekecil, secanggih, sekeren dan seringan sekarang. Dalam sejarah komputer, ada 5 generasi dalam sejarah komputer.

Generasi komputer

  • Komputer Generasi pertama


  1. komputer generasi pertama

Komputer generasi pertama adalah ENIAC, yang merupakan komputer elektronik pertama didunia yang mempunyai bobot seberat 30 ton, panjang 30 M dan tinggi 2.4 M dan membutuhkan daya listrik 174 kilowatts. Komputer generasi pertama ini menggunakan Tabung hampa udara (vacum-tube) yang terbuat dari kaca untuk penguat sinyal. Namun hal tersebut masih banyak mempunyai kendala seperti: mudah pecah, dan cepat menyalurkan panas.

Sejarah perkembangan konputer generasi pertama memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
  • Pada generai ini komputer masih banyak mengeluarkan panas. 
  • Menggunakan komponen elektronikanya yang terbuat dari Tabung Hampa Udara (Vacuum Tube).
  • Program dibuat dalam bahasa mesin (Machine Language), yang programnya tersimpan dalam memori komputer. 
  • Utuk mengoprasikannya pun membutuhkan kekuatan listrik yang cukup besar.
  • Kapasitas yang disediakan untuk penyimpannan data sangat kecil dan terbatas.
  • Programnya masih menggunakan bahasa mesin dengan menggunakan kode 0 dan 1 dalam urutan tertentu.
  • Prosesnya relatif lambat.
  • Mempunyai Ukuran atau bentuk yang sangat besar sehingga diperlukan sebuah ruangan yang yang cukup lebar hanya untuk meletakan komputer ini.
  • Orientasi utama pada aplikasi bisnis.
  • Menggunakan sistem luar magnetic tape dan magnetic disk.
  • Komputer Generasi kedua

komputer generasi kedua

Sejarah perkembangan komputer generasi kedua lahir pada tahun 1960-an, penemuan transistor sanggat mempenggaruhi perkembangan komputer pada saat itu. Transistor dapatb menggantikan Tabung hampa udara. Dan hal tersebut tentunya megubah semua ukuran mesin-mesin elektrik . Transistor mulai digunakan pada komputer sekitar tahun 1956-an. Penemuan lain yang berupa pengembangan memori inti-magnetik membantu pengembangan komputer generasi kedua yang lebih kecil, lebih cepat, lebih dapat diandalkan, dan lebih hemat energi dibanding dengan komputer generasi pertama.
Perkembangan Komputer Generasi kedua ini memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
  • Program dapat dibuat dengan bahasa tingkat tinggi (high level language), seperti FORTRAN, COBOL, ALGOL.
  • Kapasitas memori utama sudah lumayan besar
  • Sirkutinya adalah transistor.
  • Ukuran fisik komputer lebih kecil dari komputer generasi pertama
  • Tidak membutuhkan terlalu banyak listrik
  • berorientasi pada bisnis dan teknik 
  • Proses operasi sudah cepat
  • Komputer Generasi ketiga


komputer generasi ketiga

Komputer generasi ketiga merupakan sebuah perkembangan yang sangat pesat dari perkembangan komputer yang ada. Komputer generasi ketiga muncul sejak era 1965-1971-an. Transistor yang dianggap tidak effisien lagi membuat para ilmuan mencari alternatif lain dan kemudian di temukan pada batu kuarsa ( Quartz rock ). Jack Kilby, seorang insinyur di Texas Instrument, mengembangkan sirkuit terintegrasi (IC : integrated circuit) di tahun 1958. Hal ini merupakan sebuah inovasi yang dapat mendongkrak munculnya komputer generasi ketiga.
  • Komputer Generasi keempat


Komputer Generasi keempat

Setelah IC ditemukan, perkembangan komputer semakin pesat dan jelas. Pada tahun 1971 chip INTEL 4004 membawa kemajuan besar dalam dunia IC, intel berhasil memasukan semua komponen dalam sebuah komputer (central processing unit, memori, dan kendali input/output) kedalam sebuah chip tunggal yang sangat kecil, jika sebelumnya IC digunakan untuk mengerjakan pekerjaan  tertentu saja maka pada masa ini mikroprosesor dapat diproduksi dan di program untuk menjalankan seluruh kebutuhan yang diinginkan.
Perkembangan Komputer generasi keempat memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
  • Dikembangkan komputer mikro yang menggunakan micro processor dan semiconductor yang berbentuk chip untuk memori komputer.
  • Pada generasi ini komputer sudah memaki Large Scale Integration (LSI)

  • Komputer Generasi Kelima
 
 
Komputer Generasi Kelima
Sejarah perkembangan komputer generasi kelima adalah komputer yang kita gunakan sekarang ini dimana pada generasi ini ditandai dengan munculnya: LSI (Large Scale Integration) yang merupakan pemadatan ribuan microprocessor ke dalam sebuah microprocesor. Selain itu, juga ditandai dengan munculnya microprocessor dan semi conductor. Perusahaan-perusahaan yang membuat micro-processor di antaranya adalah: Intel Corporation, Motorola, Zilog dan lainnya lagi. Di pasaran bisa kita lihat adanya microprocessor dari Intel dengan model 4004, 8088, 80286, 80386, 80486, dan Pentium. Pentium-4 merupakan produksi terbaru dari Intel Corporation yang diharapkan dapat menutupi segala kelemahan yang ada pada produk sebelumnya, di samping itu, kemampuan dan kecepatan yang dimiliki Pentium-4 juga bertambah menjadi 2 Ghz. Gambar-gambar yang ditampilkan menjadi lebih halus dan lebih tajam, di samping itu kecepatan memproses, mengirim ataupun menerima gambar juga menjadi semakin cepat.
 
 
Sumber: Wikipedia

Selasa, 28 Juli 2015

Subnetting

Pengertian Subnetting dan Cara Menghitungnya

 

Pengertian subnetting

       Subnetting  adalah proses membagi atau memecah sebuah network menjadi beberapa network yang lebih kecil atau yang sering di sebut subnet.

Biasanya dalam perhitungan subnetting semuanya pasti mengenai seputar Jumlah Subnet, Jumlah Host per Subnet, Blok Subnet, dan Broadcast Address. Biasanya penulisan IP address adalah seperti 192.168.1.1 , tetapi terkadang dituliskan 192.168.1.1/24 ,nah pasti ada maksudnya dari 192.168.1.1/24? Maksudnya adalah IP 192.168.1.1 dengan subnet mask 255.255.255.0 (1111111.11111111.11111111.00000000) atau 24 bit subnet mask di isi dengan angka 1. Konsep ini yang disebut dengan CIDR (Classless Inter-Domain Routing) yang diperkenalkan pertama kali tahun 1992 oleh IEFT.
Pengertian dari Classless Inter-Domain Routing (CIDR) sendiri  adalah sebuah cara alternatif untuk mengklasifikasikan alamat-alamat IP berbeda dengan sistem klasifikasi ke dalam kelas A, kelas B, kelas C, kelas D, dan kelas E. Disebut juga sebagai supernetting. CIDR merupakan mekanisme routing yang lebih efisien dibandingkan dengan cara yang asli, yakni dengan membagi alamat IP jaringan ke dalam kelas-kelas A, B, dan C.
 
   

CARA MENGHITUNG SUBNETTING PADA IP ADDRESS 

CLASS A,B,dan C

 

SUBNETTING PADA IP ADDRESS CLASS A

Sekarang kita coba hitung subnetting dengan Class A. Caranya juga sama saja dengan cara-cara subnetting class B dan C, hanya berbeda tempat oktet saja. Kalau Class C di oktet ke 4 (terakhir), kelas B di Oktet 3 dan 4 (2 oktet terakhir), kalau Class A di oktet 2, 3 dan 4 (3 oktet terakhir). Subnet mask yang dapat di gunakan adahal CIDR /8 sampai /30.
oke langsung saja ke contoh soal seperti biasanya.

Contoh NETWORK ADDRESS 10.0.0.0/14.
Analisa: 10.0.0.0 berarti kelas A, dengan Subnet Mask /14 berarti 11111111.11111100.00000000.00000000 (255.252.0.0)
  1. Jumlah Subnet = 2^6 = 64 subnet
  2. Jumlah Host per Subnet = 2^18 – 2 = 262.144 host
  3. Blok Subnet = 256 – 252 = 4(kelipatan 4). Jadi subnet lengkapnya: 0,4,8,12,16, dst.
  4. Alamat host dan broadcast yang valid?

SUBNETTING PADA IP ADDRESS CLASS B

Kita coba subnetting pada IP Address class B. Subnet mask yang bisa digunakan untuk subnetting class B adalah CIDR /17 sampai /30 . Untuk CIDR /17 sampai /24 caranya sama persis dengan subnetting Class C, hanya blok subnetnya kita masukkan langsung ke oktet ketiga, Dari pada bingung, kita pakai contoh aja:
Contoh NETWORK ADDRESS 172.16.0.0/17
Analisa: 172.16.0.0 berarti kelas B, dengan Subnet Mask /18 berarti 11111111.11111111.11000000.00000000 (255.255.192.0).
  1. Jumlah Subnet = 2^x, dimana x adalah banyaknya binari 1 pada 2 oktet terakhir. Jadi Jumlah Subnet adalah 22 = 4 subnet.
  2. Jumlah Host per Subnet = 2^y – 2, dimana y adalah adalah kebalikan dari x yaitu banyaknya binari 0 pada 2 oktet terakhir. Jadi jumlah host per subnet adalah 2^14 – 2 = 16.382 host
  3. Blok Subnet = 256 – 192 = 64. Subnet berikutnya adalah 64 + 64 = 128, dan 128+64=192. Jadi subnet lengkapnya adalah 0, 64, 128, 192.
  4. Alamat host dan broadcast yang valid? Seperti biasa kita buat tabelnya supaya mudah. 

 
Sama saja cara penghitungannya dengan Ip class C, hanya saja ini di mulai di octet ketiga dan keempat.  

 SUBNETTING PADA IP ADDRESS CLASS C

 

Lakukan subnetting pada sebuah NETWORK ADDRESS 192.168.1.0/27 !
Analisa: 192.168.1.0 berarti kelas C dengan Subnet Mask /27 berarti 11111111.11111111.11111111.11100000 (255.255.255.224) atau jika ingin lihat table yang pertama.

  1. Jumlah Subnet = 2^x, dimana x adalah banyaknya binari 1 pada oktet terakhir subnet mask (2 oktet terakhir untuk kelas B, dan 3 oktet terakhir untuk kelas A). Jadi Jumlah Subnet adalah 2^3 = 8 subnet.
  2. Jumlah Host per Subnet = 2^y – 2, dimana y adalah adalah kebalikan dari x yaitu banyaknya binari 0 pada oktet terakhir subnet. 2^5 – 2 = 30 Host.
  3. Blok Subnet = 256 – nilai oktet terakhir subnet mask = 256 – 224 = 32 (kelipatan 32 hingga total 8 subnet/tidak melebihi 255). Subnet berikutnya adalah 32+32= 64 , lalu 64+32= 96 dst . Subnet lengkapnya 0, 32, 64, 96, 128, 160, 192, 224.
  4. host dan broadcast yang valid? Agar lebih mudah membacanya kita buat tabel.
 
Sumber: Wkipedia

Senin, 27 Juli 2015

Pengertian, Fungsi, Tujuan dan manfaat CMS

PENGERTIAN, FUNGSI, TUJUAN DAN MANFAAT CMS (Content Management System)

 

 

Pengertian CMS(Content Management System)

      CMS(Content Management System) adalah aplikasi web yg berisikan template untuk mengelola isi halaman web. penggunaan content management system tidak memerlukan pengetahuan pemrograman web yg handal karena proses instalasi dan cara penggunaannya sudah user friendly. 

Tujuan menggunakan CMS(Content Management System)

       CMS bertujuan memberikan kemudahan kepada penulis untuk mengelola informasi yg ada di sebuah server tanpa harus tahu sebelumnya tentang segala hal yg bersifat teknis. dengan berbagai keunggulan yg dimiliki, CMS memungkinkan penulis untuk dapat mengubah tampilan situs (warna, huruf, gambar, dll) tanpa harus mengubah isi/ konten/ berita/ teks yg ada di dalamnya.

Manfaat menggunakan CMS(Content Management System)

  • Managemen data: merupakan fungsi utama CMS, semua data/ informasi baik yg telah ditampilkan atupun yg belum dapat diorganisasikan dan disimpan secara baik. sewaktu-waktu data/ informasi dapat digunakan kembali sesuai kebutuhan.
  • Mengatur siklus hidup server: banyak CMS memberikan fasilitas kepada para penggunanya untuk mengelola bagian atau isi mana saja yg akan ditampilkan masa/ waktu penampilan dan lokasi penampilan di server.
  • Mendukung web templating dan standarisasi: setiap halaman server yg dihasilkan berasal dari template yg terlebih dahulu disediakan oleh CMS.
  • Personalisasi server: setelah sebuah isi ditempatkan kedalam CMS, isi tersebut dapat ditampilkan sesuai keinginan dan kebutuhan penggunanya.
  • Sindikasi: memberikan kemungkinan kepada semua server membagi isinya pada server-server lain.
  • Akuntabilitas: mendukung alur kerja dan hak akses yg jelas kepada para penggunanya, data/ informasi yg disampaikan dapat dipertanggung jawabkan dengan baik.

Keuntungan menggunakan CMS(Content Management System)

  • Mengelola konten lebih mudah
  • Level akses user
  • Konten dan Desain Terpisah
  • Lebih mudah untuk SEO
  • Pengembangan dengan extension dan plugin
  • menghemat waktu dan biaya pembuatan

Fungsi CMS(Content Management System)

  • Mengelola website pribadi
  • Mengelola website perusahaan/ bisnis
  • Portal atau website komunitas
  • Galeri foto, dan lain sebagainya
  • Forum
  • Aplikasi E-commerce




http://www.jogjawebseo.com/wp-content/uploads/2015/02/Pengertian-Fungsi-Tujuan-dan-Manfaat-CMS.png
SUMBER: Wikipedia

Belajar install debian

Langkah Instalasi Debian 7 Wheezy

8.Selanjutnya kita masuk proses pengaturan networking. Jika jaringan menggunakan DHCP Server, maka kita bisa skip langsung ke pengaturan hostname dibawah. Jika kita tidak menggunakan DHCP Server, kita wajib menyetting manual alamat IP, netmask, gateway & DNS servernya.
Pilih “Configure network manually” untuk memulai setting networking di mesin Debian 7(wheezy).
network-1
9.Pada kolom IP Address, masukkan alamat IP yang akan anda gunakan. contoh, disini menggunakan alamat IP 192.168.0.102.
network-2
10.Untuk kolom Netmask, masukkan netmask jaringan anda. Jika tidak tahu atau ragu, silahkan tanyakan ke admin jaringan anda. contoh disini saya mengguankan netmask 255.255.255.0.
network-3
11.Isi gateway jaringan.
network-4
12.Kemudian masukkan DNS Server yang ingin dipakai.
13.Isi hostname sesuai keinginan.
14.Jika mesin Debian 7 anda gunakan untuk server online, anda bisa memasukkan nama domain agar bisa diakses. Tetapi jika server berada di intranet (jaringan lokal), anda bisa memasukkan nama terserah.
15.Selanjutnya silahkan masukkan password untuk root (administrator). Gunakan password yang kuat & tidak mudah ditebak. Anda bisa menggunakan kombinasi huruf, angka, huruf besar atau kecil, dan karakter khusus.
16.Masukan ulang password untuk root.
17.Selanjutnya adalah membuat user biasa, agar pada saat bekerja di mesin ini, tidak selalu login sebagai root (administrator). Masukkan nama lengkap user yang akan memakai mesin Debian 7 (wheezy).
18.Kemudian masukkan username yang diinginkan untuk user baru.
19.Dan masukkan password untuk user baru.
20.Selanjutnya pilih zona waktu sesuai wilayah anda.
21.Langkah selanjutnya adalah membuat partisi pada hardisk. Pada pilihan “Partitioning method”, pilih “Guided – Use entire disk”. Pada pilihan ini disk akan diformat, seluruh isi disk akan dihapus, dan secara otomatis akan dibuatkan partisi.
Anda bisa memilih “Guided – Use entire disk and set up LVM” jika ingin menggunakan Logical Volume Manager (LVM) agar nantinya bisa di resize partisinya. Atau “Guided – Use entire disk and set up encrypted LVM” jika ingin menggunakan partisi LVM yang di enkripsi untuk menambah keamanan data. Atau jika anda pengguna tingkat lanjut, bisa memilih “Manual” agar bisa mengatur partisi sesuai keinginan.
22.Pilih disk yang ingin digunakan untuk sistem Debian 7.
23.Pada pilihan skema partisi, silahkan pilih “All files in one partition”. Jika ingin memisahkan folder /home pada partisi tersendiri, silahkan pilih “Separate /home partition”. Atau jika anda ingin menambah keamanan sistem, bisa memisahkan folder /home, /usr, /var dan /tmp pada partisi tersendiri, silahkan pilih “Separate /home, /usr, /var and /tmp partitions”.
Jika anda adalah pengguna baru di sistem Linux, saya sarankan pilih opsi pertama saja.
24.Review skema partisi yang anda pilih sebelumnya. Jika sudah ok, pilih “Finish partitioning and write changes to disk”. Jika perlu merubah, pilih “Undo changes to partitions” dan pilih kembali skema partisi yang diinginkan.
25.Konfirmasi skema partisi dengan pilih Yes dan enter. Ingat, pada langkah ini tidak bisa dibatalkan.
26.Selanjutnya melakukan konfigurasi package manager agar menggunakan repository server terdekat dengan mesin Debian 7. Semakin dekat, maka semakin cepat proses update, upgrade atau install software. Pilih “Yes” untuk memulai.
27.Pilih lokasi miror "Indonesia".
28.Pilih salah satu mirror server yang ingin digunakan.
29.Jika mesin Debian 7 mengharuskan menggunakan proxy server untuk terkoneksi ke Internet, silahkan masukkan alamat IP proxy server tersebut, port, username & passwordnya. Jika tidak menggunakan proxy server, kosongkan saja, dan pilih “Continue”.
30.Pilihan instalasi GRUB Loader, pilih “Yes”.
31.Proses instalasi Linux Debian 7 (Wheezy) selesai. Pilih “Continue” untuk merestart mesin Debian 7 ini. Jangan lupa untuk mengeluarkan CD/mencabut USB installer, agar bisa booting via hardisk.
32.
Langkah terakhir adalah login ke mesin Debian 7 yang baru anda instal, dan masukan perintah:

apt-get update && apt-get upgrade

Perintah ini untuk mendapatkan update terbaru, baik security maupun software.
NOTE: Secara default, ssh server tidak terinstal. Agar bisa anda remote menggunakan SSH, silahkan instal dahulu ssh server dengan perintah:

apt-get install ssh


Sabtu, 11 Juli 2015

Cara sinkronisasi waktu di proxmox

CARA SINKRONISASI WAKTU DI PROXMOX

 

Langkah-langkahnya sebagai berikut:

1.Masuk ke Proxmox, isi nama dan password.
 2.Jika tanggal dan jam belum sinkron, masuk ke terminal.
 3.selanjutnya tuliskan perintah
     #ssh root@192.168.10.2(ip yang ingin diatur waktunya/ip proxmox) lalu tekan enter
4.Tulis yes lalu masukan password
5. Ketikan perintah
     #dpkg-reconfigure locales lalu tekan enter
6.Lalu pilih "id_ID.UTF-8 dan en_US.UTF-8", lalu "OK".
 
7.Lalu pilih gambar dibawah ini.
8.Ketikan perintah 
     #Locale-gen, lalu tekan enter 
9.Lalu ketikan perintah 
     #nano /etc/ntp.conf, lalu tekan enter
10.Ganti nama pada "debian.pool" menjadi "id.pool".
11.Tekan CTRL+X lalu y kemudian enter
12.Untuk merestart ketikan perintah
       #/etc/init.d/ntp restart   
13.Jika sudah tekan
       #ntpq -p, lalu tekan enter
14.Kemudian coba "ping google.com".
15.Terakhir reload proxmox dan lihat apakah waktunya sudah benar.



Sumber: Wikipedia


Jumat, 10 Juli 2015

instalasi proxmox

INSTALASI PROXMOX

 A.Pengertian Proxmox

      Proxmox VE(Virtual Environment) adalah sebuah distro linux virtualisasi berbasis debian(64bi) yang mengusung open ZV dan KVM, hal yang istimewa dari proxmox adalah kemudahan dalam instalasi dan administrasi berbasis web.

Keuntunugan menggunakan proxmox adalah sebagai berikut:

1. kinerja terbaik
2. installasi yang telah di optimalkan, sehingga lebih cepat.
3. mudah dalam manajemen
4. cocok uuntuk kelas enterprise 

KELEBIHAN
1. open source
2. menggunakan virtualisasi server bare-metal OS
3.mudah diinstall dan dikonfigurasi 
4. hanya butuh sedikit memori utk menjalankan host server
5. mendukung teknologi virtualisasi server berbasis KVM & OpenVM
6. Bisa jadi kluster dengan manajemen terpusat.
7. Mendukung Live Migration.

KEKURANGAN
1.Manajemen jaringan host virtual machine yang kurang dinamis untuk operasi on the fly.

2. shot node virtual machine yang kadang tidak berjalan semestinya.

Langkah instalasi proxmox 

1.download dulu proxmox'nya
2.letakan ke flaskdisk 
3. Kemudian atur agar proses booting di PC menempatkan CD-ROM di urutan pertama. Lalu kita boot PC menggunakan CD installer Proxmox. Kali pertama kita akan menjumpai layar seperti pada gambar di bawah, tekan saja Enter untuk melanjutkan.  
 
4. Klik Agree untuk menyetujui lisensi GNU Affero GPL yang digunakan Proxmox VE.  
 
5. Apabila sudah yakin tidak ada data penting di harddisk yang digunakan, klik Next.  
 
6. Selanjutnya pilih negara, zona waktu, dan tata letak papan ketik yang digunakan.  
 
7. Tentukan password dan alamat email untuk user root.  
 
8. Berikutnya lakukan pengaturan jaringan untuk komponen-komponen berikut:
  • hostname
  • IP address
  • netmask
  • default gateway
  • server DNS 
 
 9. Proses instalasi akan berlangsung selama beberapa waktu. Tunggu hingga selesai.
 
10. Di akhir proses instalasi, dapat me-reboot PC server untuk masuk ke Proxmox VE 2.3 yang terpasang di harddisk.
 
11. Login ke console Proxmox lewat terminal menggunakan user root dan password yang ditetapkan di atas tadi.
 
12. Web administrasi dapat diakses menggunakan browser dengan alamat URL seperti tertera pada layar login console.
  



Sumber: Wikipedia