Senin, 03 Agustus 2015

Pengertian dan Fungsi Access Point

PENGERTIAN DAN FUNGSI ACCESS POINT 

 

 
Pengertian Access Point:
 
1. Access Point adalah sebuah perangkat jaringan yang berisi sebuah transceiver dan antena untuk transmisi dan menerima sinyal ke dan dari clients remote.

2. Access point adalah adalah perangkat, seperti router nirkabel / wireless, yang memungkinkan perangkat nirkabel untuk terhubung ke jaringan.

3. Access Point dalam jaringan computer adalah sebuah jalur akses nirkabel (Wireless Access Point atau AP) adalah perangkat komunikasi nirkabel yang memungkinkan antar perangkat untuk terhubung ke jaringan nirkabel dengan menggunakan Wi-Fi, Bluetooth atau standar terkait.

4. Access Point adalah perangkat yang digunakan untuk membuat koneksi wireless pada sebuah jaringan.

Fungsi Access Point
  •   Mengatur supaya AP dapat berfungsi sebagai DHCP server
  •   Mencoba fitur Wired Equivalent Privacy (WEP) dan Wi-Fi Protected Access(WPA)
  •   Mengatur akses berdasarkan MAC Address device pengakses
  •   Sebagai Hub/Switch yang bertindak untuk menghubungkan jaringan lokal dengan jaringan wireless/nirkabel

 Keuntungan Access Point:

  • sistem AP dpt menghubungkan banyak PC dgn pengaturan yg mudah.selain itu komputer client dpt mengenali hardware/komputer yg dpt memancarkan sinyal AP ke dalam sebuah network di suatu ruangan.
  • tidak diperlukan bagi sebuah PC yg berfungsi sebagai server yg harus online 24 jam untuk melayani network.banyak hardware AP yang dihuungkan ke sebuah HUB/sebuah jaringan LAN shg komputer pemakai wi-fi dpt dgn mudah masuk ke dalam jaringan network.
  • sistem security pada model AP lebih terjamin.untuk fitur pengaman hardware,AP memiliki beberapa fitur seperti melakukan block IP,membatasi pemakai pada port dan fitur lainnya.  

 Kelemahan Access Point:

Kelemahan jaringan wireless secara umum dapat dibagi menjadi 2 jenis, yakni 
  1. kelemahan pada konfigurasi . Salah satu contoh penyebab kelemahan pada konfigurasi karena saat ini untuk membangun sebuah jaringan wireless cukup mudah. 
  2. dan kelemahan pada jenis enkripsi yang digunakan
Banyak vendor yang menyediakan fasilitas yang memudahkan pengguna atau admin jaringan sehingga sering ditemukan wireless yang masih menggunakan konfigurasi wireless default bawaan vendor. Penulis sering menemukan wireless yang dipasang pada jaringan masih menggunakan setting default bawaan vendor seperti SSID, IP Address , remote manajemen, DHCP enable, kanal frekuensi, tanpa enkripsi bahkan user/password untuk administrasi wireless tersebut. WEP (Wired Equivalent Privacy) yang menjadi standart keamanan wireless sebelumnya, saat ini dapat dengan mudah dipecahkan dengan berbagai tools yang tersedia gratis di internet. WPA-PSK dan LEAP yang dianggap menjadi solusi menggantikan WEP, saat ini juga sudah dapat dipecahkan dengan metode dictionary attack secara offline. 


Sumber: Wikipedia 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar